Jumat, 19 Mei 2017

Semantik


NAMA : FLORA GHODLIF ROBERT

 NPM     : 1640605030

 LOKAL  :  A (PGSD-2016) 

MATA KULIAH : BAHASA DAN SASTRA INDONESIA  

SEMANTIK

 Bahasa merupakan suatu sistem lambang bunyi yang bersifat arbiter. Maksudnya,  tidak ada hubungan wajib antara lambing berwujud kata atau laksem dengan benda atau konsep yang ditandai. Misalnya kita tidak tidak dapat menjelaskan kenapa benda yang biasa dipakai menulis yang terbuat dari kayu dinamakan pensil dan bukan sinpel atau pelsin  .

1. PENGERTIAN SEMANTIK 

      Semantik adalah bidang studi dalam linguistic yang mempelajari makna atau arti kata dalam bahasa. Analisis semantik suatu bahasa hanya berlaku untuk bahasa hanya itu saja, tidak bisa digunakan untuk menganalisis bahasa lain. Kata semantik yang digunakan untuk bidang linguistik yang mempelajari hubungan antara tanda-tanda linguistik dengan hal-hal yang di tandainya atau dengan kata lain bidang studi yang mempelajari makna atau arti dalam bahasa. Hubungan Semantik dengan kehidupan manusia sangat dekat karena bahasa yang digunakan manusia sebagai alat komunikasi harus memperhatikan ketepatan makna sehingga petutur atau lawan bicara kita dapat memahami penyampaian pesan komunikasi dengan baik.Contoh : dalam Bahasa inggris nasi adalah Rice. Rice ini mencakup semua tentang nasi, dari awal bentuk proses galah, padi , beras sampai menjadi nasi semuanya disebut dalam satu kata yang sama yaitu Rice, sedangkan dalam Bahasa Indonesia yang baik galah, padi, beras maupun nasi memiliki kata dan makna yang berbeda.  

 2. JENIS-JENIS SEMANTIK

1.     Semantik Leksikal : Makna leksikel dapat diartikan sebagai makna yang bersifat leksem atau bersifat kata. Menyelidiki makna yang sesuai dengan acuannya, makna yang sesuai dengan hasil observasi panca indera, atau maknanya yang sungguh-sungguh nyata dalam kehidupan kita. Kajian makna lebih memusatkan pada peran unsur bahasa atau kata dalam kaitannya  dengan kata lain dalam suatu Bahasa yang di sebut Semantik Leksikel. Berdasarkan maknanya, dapat diartikan makna leksikal ialah makna kata secara lepas, tanpa kaitan dengan kata yang lainnya dalam sebuah struktur (frase klausa atau kalimat).
       

  Contoh: rumah : bangunan untuk tempat tinggal manusia    

  makan : mengunyah dan menelan sesuatu         

  makanan : segala sesuatu yang boleh dimakan

2.     Semantik Gramatikal : merupakan kajian makna dalam semantik yang khusus  mengkaji makna dalam satuan kalimat. Tataran tatabahasa memiliki morfologi.  Satuan-satuan morfologi yaitu morfem yang jelas ada maknanya.  Oleh karena itu, pada tataran ini ada masalah-masalah semantik yaitu disebut semantik gramatikal karena objek studinya adalah makna-makna gramatikal tersebut. Makna gramatikal (struktur) dalam semantik mempunyai makna baru yang timbul akibat terjadinya proses gramatikal (pengimbuhan, pengulangan, pemajemukan).    

 Contoh: berumah : mempunyai rumah   

                rumah-rumah : banyak rumah          

                rumah makan : rumah tempat makan 

                rumah ayah : rumah milik ayah

3.     MANFAAT SEMANTIK

1.     Bagi wartawan, reporter dan jurnalis : akan memudahkan dalam memilih dan menggunakan kata dengan makna yang tepat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat umum. Akan memudahkan dalam memilih dan menggunakan kata dengan makna yang tepat dalam meyampaikan  informasi-informasi kepada masyarakat umum.

2.     Bagi Peneliti Bahasa dan Sastra : Untuk memberi bekal  teoretis kepadanya untuk dapat menganalisis Bahasa atau Bahasa-bahasa yang di pelajarinya.
 

3.     Bagi Guru  :  Manfaat Teoritis,  akan menolongnya memahami dengan baik Bahasa yang akan di ajarkannya itu. Manfaat Praktis, akan memudahkannya dalam mengajar murid-muridnya.
Bagi orang umum : Untuk dapat memahami dunia di sekelilingnya yang penuh dengan informasi dan lalu lintas kebahasaan.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar